Rakyat Minta Peningkatan Sosialisasi Kebijakan Program

Bajawa, Suara Flores — Ekspresi sosok demokrasi,  “Dari, Oleh dan Untuk Rakyat”, muncul melalui berbagai wajah. Unsur kekuatan demokrasi adalah himpunan kekayaan aspirasi, harapan serta kritik dan otokritik sebagaimana nada rakyat yang terjadi saat ini. Kepada media ini, beberapa warga masyarakat Kabupaten Ngada menuturkan, banyak warga masyarakat Ngada yang belum mengetahui secara jelas pemberlakuan kebijakan pemerintah yang sifatnya untuk masyarakat kecil. Menurut mereka, Program JKMN atau Jaminan Kesehatan Masyarakat Ngada misalnya, baru diketahui segelintir masyarakat,  dalam daya penyebaran informasi masih terukur. Baca lebih lanjut

Mesin Sudah Tua, Listrik Sering Padam

Bajawa, Suara Flores — Akhir-akhir ini di Kabupaten Ngada wilayah Golewa dan sekitarnya sering dikeluhkan oleh warga masyarakat, penerangan listrik selalu tidak stabil dan terjadi pemadaman mendadak. Keadaan itu terjadi diluar rencana petugas PLN karena ada berbagai faktor yang menimbulkan pemadaman mendadak. Demikian Kepala PLN Cabang Bajawa, Nur Syamsu Rodja kepada wartawan belum lama ini di PLTD Faobata, Senin (21/2). Baca lebih lanjut

Marianus Sae Alihkan Dana Insentif PBB untuk Kepala Desa

– Gaji 1 Juta per bulan dan motor operasional –

Bajawa, Suara Flores — Kebijakan Bupati Ngada, Marianus Sae, mengalihkan Insetif PBB senilai Rp.1,5 Miliar hak bupati kepada para kepala desa di wilayah Kabupaten Ngada, mendapat apresiasi positif berbagai kalangan. Dengan demikian para Kepala Desa secara pasti mendapat subsidi masing-masing memiliki satu unit kendaraan dinas berupa sepeda motor. Baca lebih lanjut

Ngada Rangking Dua Index Pembangunan Manusia se-NTT

Bajawa, Suara Flores — Kepala Bappeda Kabupaten Ngada, Hilarius Sutanto mengajak seluruh elemen kembali menengok kebelakang untuk melihat kedepan. “Diukur dari Index Prestasi Manusia (IPM) Kabupaten Ngada sudah meraih Rangking Dua tingkat Propinsi NTT”, ujar Sutanto. Baca lebih lanjut

Kasus Kawasan Ratewae Desa Piga-Soa, Jalan di Tempat

Bajawa, Suara Flores, — Bermula dari aksi penyerobotan sekelompok warga dengan tombak dan parang terhunus, 15/ 2/ 2001 silam, hingga hari ini status lahan tanah seluas 3 hektar milik Jhon Regang di Ratewae, Desa Piga, Kecamatan Soa, kabur dengan record penanganan tidak jelas. Masa demi masa, rezim berganti, nyaris satu generasi berakhir, penanganan persoalan melalui Badan Pertanahan Kabupaten Ngada, cenderung berjalan ditempat. Baca lebih lanjut